Rajintulis.comBaru beli gitar dan bingung mau mulai belajar dari mana? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak pemula yang ngerasa overwhelmed pas pertama kali pegang gitar. Tapi kabar baiknya, ada beberapa lagu yang emang dirancang (atau kebetulan) cocok banget buat pemula karena pakai akord-akord dasar yang gampang dipelajari.

Artikel ini bakal ngebahas 5 lagu termudah untuk pemula yang baru punya gitar. Semua lagu ini punya pola akord sederhana dan nggak bikin jari kamu pegel atau frustasi. Yang penting adalah konsistensi latihan dan jangan gampang nyerah kalau belum langsung bisa. Let’s dive in!

lagu termudah untuk pemula gitar

Kenapa Pemula Harus Mulai dari Lagu yang Mudah?

Sebelum masuk ke list lagu-lagunya, penting banget buat ngerti kenapa kamu harus mulai dari yang mudah dulu. Belajar gitar itu butuh proses, dan kalau kamu langsung nyoba lagu yang susah, besar kemungkinan kamu bakal cepet nyerah karena frustasi.

Lagu-lagu mudah ngasih kamu kepercayaan diri dan fondasi yang kuat. Kamu bakal belajar perpindahan akord dasar, timing, dan rhythm tanpa harus pusing mikirin teknik yang rumit. Setelah mahir dengan akord dasar kayak C, G, D, Am, dan Em, kamu bakal jauh lebih mudah belajar lagu-lagu yang lebih kompleks.

Plus, main lagu yang udah jadi itu lebih seru daripada cuma latihan akord doang. Kamu bakal lebih termotivasi karena ngerasa progress-nya nyata. pemula yang konsisten latihan dengan lagu-lagu sederhana punya tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

1. Celengan Rindu – Fiersa Besari

Fiersa Besari

Lagu pertama yang wajib banget kamu coba adalah “Celengan Rindu” dari Fiersa Besari. Lagu ini jadi favorit banyak pemula karena chord progressionnya yang simple dan mudah banget dihafal. Kamu cuma butuh akord dasar kayak C, Am, F, dan G.

Kenapa Lagu Ini Mudah?

Yang bikin “Celengan Rindu” cocok buat pemula adalah pola akordnya yang repetitif. Sekali kamu hafal pattern-nya di intro, kamu tinggal ulang-ulang di verse dan chorus dengan sedikit variasi. Perpindahan antar akordnya juga nggak terlalu cepat, jadi kamu punya waktu buat posisiin jari dengan benar.

Akord C dan Am yang sering muncul di lagu ini adalah dua akord yang paling friendly buat pemula. Bentuk jarinya simpel dan nggak terlalu bikin capek. F memang sedikit tricky karena pakai barre, tapi kamu bisa pakai versi simplified dulu (F mayor tanpa barre) sampai jari kamu lebih kuat.

Apa yang Kamu Pelajari?

Dari lagu ini, kamu bakal belajar perpindahan smooth antara akord-akord dasar. Kamu juga belajar tentang timing dan gimana cara maintain rhythm yang konsisten. Plus, ini lagu Indonesia jadi kamu pasti udah familiar sama melodi dan liriknya, yang bikin proses belajar jadi lebih gampang.

2. To The Bone – Pamungkas

Pamungkas

Lagu Pamungkas yang satu ini lagi viral dan ternyata cocok banget buat pemula. “To The Bone” punya struktur akord yang relatif sederhana dan melodinya enak banget buat diikutin. Akord yang dipake kebanyakan adalah Am, C, G, dan F.

Kenapa Lagu Ini Mudah?

Struktur lagu ini repetitif, jadi sekali kamu hafal satu bagian, kamu udah bisa main sebagian besar lagunya. Tempo lagu ini juga nggak terlalu cepat, jadi kamu punya cukup waktu buat perpindahan akord. Yang bikin menarik, kamu bisa main versi fingerstyle atau strumming biasa, tergantung level kamu.

Ritme lagu ini juga stabil dan predictable, yang penting banget buat pemula yang lagi belajar timing. Kamu nggak perlu khawatir sama perubahan tempo atau ritme yang mendadak.

Apa yang Kamu Pelajari?

Dari “To The Bone”, kamu bakal fokus pada kelancaran transisi akord dan konsistensi ritme. Lagu ini juga ngajarin kamu tentang dynamics, gimana cara main soft di verse dan lebih powerful di chorus. Ini skill penting yang bakal berguna buat lagu-lagu lain ke depannya.

3. Surat Cinta untuk Starla – Virgoun

Virgoun

Siapa sih yang nggak kenal lagu ini? “Surat Cinta untuk Starla” adalah salah satu lagu paling populer dan ternyata juga ramah pemula. Progresi akordnya menggunakan pattern yang umum banget dalam musik pop Indonesia: F, G, C, dan Am.

Kenapa Lagu Ini Mudah?

Lagu Virgoun ini pakai akord-akord terbuka yang nyaman buat dipelajari. Meskipun ada akord F yang biasanya bikin pemula agak struggle, tapi perpindahannya nggak terlalu cepat jadi kamu punya waktu buat adjust. Pattern strumming-nya juga straightforward dan mudah diikuti.

Yang bikin lagu ini perfect buat belajar adalah struktur lagunya yang jelas. Intro, verse, pre-chorus, dan chorus punya pattern yang distinct, jadi kamu belajar struktur lagu yang proper sambil latihan akord.

Apa yang Kamu Pelajari?

Lagu ini ngajarin kamu cara main akord terbuka dan gimana cara transisi halus antar akord tersebut. Kamu juga belajar tentang song structure dan gimana membangun intensitas dari verse ke chorus. Plus, ini lagu yang bagus buat latihan vokal sambil main gitar.

4. Dia – Anji

Anji

Lagu “Dia” dari Anji adalah pilihan sempurna buat pemula yang pengen belajar progresi akord yang sering banget dipake di musik pop. Lagu ini pakai akord G, D, Em, C, dan Am dengan tempo yang stabil dan nggak terlalu cepat.

Kenapa Lagu Ini Mudah?

Progresi akord di lagu “Dia” adalah salah satu yang paling umum dipake di berbagai genre musik. Sekali kamu master pattern ini, kamu udah bisa main puluhan lagu lain yang pakai progresi serupa. Tempo lagunya moderate, jadi nggak bikin panik pas perpindahan akord.

Pattern strumming-nya juga simple dan repetitif. Kamu bisa mulai dengan down strokes aja dulu, terus nanti kalau udah lebih lancar bisa tambahin up strokes buat bikin rhythm yang lebih interesting, lagu dengan progresi akord seperti ini adalah foundation terbaik untuk pemula.

Apa yang Kamu Pelajari?

Dari lagu ini, kamu bakal menguasai lima akord dasar yang super penting: G, D, Em, C, dan Am. Kelima akord ini adalah “big five” yang bakal kamu temuin di ratusan lagu lain. Kamu juga belajar tentang progression yang smooth dan gimana membangun muscle memory buat perpindahan akord.

5. Bad Moon Rising – Creedence Clearwater Revival

Creedence Clearwater Revival

Kita nggak bisa ngelewatin klasik ini! “Bad Moon Rising” dari CCR adalah salah satu lagu paling mudah yang pernah ada. Cuma pakai tiga akord: D, A, dan G. Simple banget tapi tetep seru dimainkan.

Kenapa Lagu Ini Mudah?

Dengan cuma tiga akord, lagu ini adalah pilihan perfect buat pemula yang baru banget belajar. Ketiga akord ini (D, A, G) adalah akord dasar yang bakal kamu pakai di banyak lagu rock dan pop. Temponya upbeat tapi nggak terlalu cepat, jadi masih manageable buat pemula.

Yang bikin lagu ini fun adalah rhythm-nya yang catchy. Sekali kamu dapetin groove-nya, kamu bakal ngerasa kayak gitaris beneran meskipun baru belajar beberapa minggu. Ini boost confidence yang penting banget buat keep going.

Apa yang Kamu Pelajari?

Lagu ini adalah starting point yang bagus buat mempelajari akord D, A, dan G serta perpindahan di tempo sedang. Kamu juga belajar tentang rhythm yang lebih energetic dan gimana maintain consistency di tempo yang lebih cepat dari ballad. Plus, ini lagu yang fun buat dimainin bareng temen-temen.

chord dasar gitar untuk pemula

Tips Sukses Belajar Gitar untuk Pemula

Punya list lagu aja nggak cukup. Kamu perlu strategi belajar yang bener supaya progress-nya maksimal. Pertama, latihan rutin adalah kunci. Lebih baik latihan 15 menit setiap hari daripada 2 jam sekali seminggu. Konsistensi bikin muscle memory terbentuk lebih cepat.

Kedua, jangan terburu-buru. Mulai dengan tempo yang lambat dulu, pastikan setiap akord kamu bunyi clear dan perpindahannya smooth. Kalau udah lancar, baru naikin tempo secara bertahap. Ketiga, record diri kamu sendiri. Ini cara paling efektif buat tau bagian mana yang masih perlu diperbaiki.

Keempat, jangan takut salah. Semua gitaris profesional pernah jadi pemula dan pasti pernah banyak salah. Yang penting adalah belajar dari kesalahan dan terus latihan. Terakhir, have fun! Musik adalah tentang enjoyment, bukan kompetisi.

Tools dan Resource yang Bisa Membantu

Di era digital ini, belajar gitar jadi jauh lebih mudah. Ada banyak resource gratis yang bisa kamu manfaatin. YouTube penuh dengan tutorial lagu dan teknik gitar. Channel-channel kayak JustinGuitar, Marty Music, atau untuk lagu Indonesia bisa cek Sobat Musik.

Aplikasi kayak Ultimate Guitar atau Chordify juga sangat membantu. Mereka nyediain chord chart lengkap dengan lirik, dan bahkan ada yang bisa autoplay buat kamu ikutin. Metronome app juga penting buat latihan timing dan rhythm.

Kalau budget ada, consider beli capo. Alat kecil ini bisa bantu kamu main di kunci yang berbeda tanpa harus belajar akord baru. Plus, beberapa lagu jadi lebih mudah dimainkan dengan capo di posisi tertentu.

Kesimpulan

Kelima lagu yang udah kita bahas di atas adalah pilihan terbaik buat pemula yang baru punya gitar. Dari “Celengan Rindu” yang pakai akord repetitif, “To The Bone” dengan struktur sederhana, “Surat Cinta untuk Starla” yang ngajarin akord terbuka, “Dia” dengan progresi populer, sampai “Bad Moon Rising” yang cuma butuh tiga akord.

Inget, semua gitaris hebat pernah jadi pemula. Yang membedakan mereka yang sukses dengan yang nyerah adalah konsistensi dan kemauan buat terus belajar. Mulai dari lagu-lagu mudah ini, terus latihan rutin, dan sebelum kamu sadar, kamu udah bisa main lagu-lagu yang lebih kompleks.

Jadi tunggu apa lagi? Ambil gitar kamu, pilih salah satu lagu di atas, dan mulai latihan sekarang. Selamat

Studio Penulis
Editor
Studio Penulis
Reporter